Rabu, 05 Januari 2011 - 12:43:35 WIB
BB Curve 9300, Primadona di ITC Fatmawati
Diposting oleh : Iksan
Kategori: News - Dibaca: 2175 kali


BELUM ada tanda-tanda booming ponsel BlackBerry di Indonesia mereda. Pada November ini, giliran saudara kandung BlackBerry Gemini, yakni BlackBerry Curve 9300, laku keras. Seri ini disebut-sebut kembaran Gemini karena desain fisiknya nyaris identik. Sama-sama berdimensi bodi 11 x 6 x 14 cm dan ukuran layarnya layar 2,4 inci, dengan beresolusi 320 x 240 piksel.

Perbedaan menyolok antara dua bersaudara ini terletak pada kemampuan akses Internet. Jika Gemini menyediakan dukugan akses jaringan EDGE, Curve 9300 hanya mampu beroperasi di jalur 3G HSDPA. Namun Curve sudah menyediakan dukungan untuk akses jaringan Wi-Fi 802 11 b/g/n, yang tidak tersedia di Gemini. Keunggulan lain Curve 9300, dijalankan dengan sistem operasi termutakhir untuk BB, yakni BlackBerry OS 6.

Di sejumlah gerai di ITC Fatmawati, Curve 9300 dilalap konsumen dalam beberapa pekan terakhir ini. Menurut Abi, staf penjualan di gerai Happy Friends Smartphone di ITC Fatmawati, Curve 9300 memimpin penjualan ponsel kelas high-end dengan kinerja penjualan sekitar 10 dalam 10 hari pertama November inimelampaui saudara kembarnya, Gemini, yang terjual 4 unit. “Pembelinya kalangan anak muda, mulai yang masih kuliah hingga yang baru kerja,” ungkap Abi kepada ponsel beberapa waktu lalu.
 
Pesaing kuatnya, Onyx, terjual 5 unit. Di bawah Onix dan Gemini, ada Nokia X5 terjual 3 unit. “Pembelinya orang-orang kantoran,” ujar tentang latar belakang pembeli X5.

Kompetisi di Mid-end
Di kelas mid-end, dengan harga jual antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, kompetisi terjadi antara Samsung Corby (baik yang model qwerty maupun touchscreen), Samsung Champ, Nokia C3, Nokia E63, dan Sony Ericsson Zylo. “Ponsel-ponsel ini terjual terjual 3-5 unit,” kata Abi.

Hal senada diungkapkan Ajong, karyawan B Ponsel Berry di ITC Fatmawati. Di gerai, Curve 9300 malah terjual 20 unit dalam periode yang sama. Diikuti Gemini dan Onyx yang terjual 5 unit. Di bawahnya, Nokia X6 dan X5. “Sekarang, Curve lagi jadi primadona,” tandas Ajong.

Sementara kelas low-end persaingan terjadi antar brand lokal. Ponsel untuk segmen ini dapat diklasifikasikan lagi menjadi kelas di bawah Rp 500 ribu dan kelas di atas Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Untuk level di bawah Rp 500 ribu, persaingan hanya terjadi antar brand lokal. Tapi di level Rp 500 sampai Rp 1 juta, brand Nokia berhadapan dengan merek-merek lokal. “Nggak bisa diprediksi lagi siapa yang bakal unggul dalam beberapa bulan ke depan, tapi Nexian masih pimpin pasar,” kata Indri dari gerai Alfa Mobile. irv

0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)