Jumat, 13 Agustus 2010 - 08:30:53 WIB
Marissa Nasution Black Onyx & Maroon Bold
Diposting oleh : Iksan
Kategori: Selebritas
- Dibaca: 766 kali
RUANG make-up Studio Persari di Jagakarsa, Jakarta Selatan agak sepi. Marissa Nasution tampak baru menuntaskan makan malamnya dan berdandan untuk syuting sinteron Seindah Senyum Winona. Jemarinya yang lentik sesekali memencet keypad BlackBerry Onyx yang dibalut chassing hitam mengkilat.
"BlackBerry Onyx ini khusus untuk berkomunikasi dengan teman-teman dekat dan keluarga, sifatnya private. Tadi gue baru saja chatting dengan teman di Singapura," ujar dara yang dikenal publik dengan nama VJ Marissa itu kepada ponsel seraya mengutak-atik keypadnya.
Kelahiran Jakarta, 8 Februari 1986 ini jatuh hati pada desain Onyx termasuk keypadnya. Fitur yang digunakan seperti lazimnya BlackBerry mania: BlackBerry Messenger. Menurut Marissa, memang lebih enak berkomunikasi lewat BBM, terutama ketika berada di lokasi syuting. Praktis, lebih murah daripada menelepon atau mengirim SMS.
Selain menggunakan Onyx, Marissa juga memakai BlackBerry Bold. Kondisi bodinya tak kalah bagus dengan warna merah maroon. Fungsinya lebih untuk pekerjaan. Sebetulnya, chassing awalnya berwarna hitam. Namun, karena tak terlalu bagus lagi, diganti merah.
“Kalau di Onyx gue punya sekitar 25 teman BBM dan di Bold 300-an. Kalau yang di Onyx hanya 25, karena hanya teman-teman dekat saja,” kata Marissa.
Aneka Ponsel
Ketika ditanya lebih suka Onyx atau Bold, Marissa memilih Onyx karena sudah mengadopsi trackpad. Aplikasi SMS-nya juga berbeda dan lebih enak dibanding Bold. Kamera Onyx juga lebih bagus.
Kedua ponselnya menggunakan wallpaper berbeda. Untuk Bold Marissa menggunakan foto pacar sedangkan walpaper Onyx menggunakan foto lucu, yaitu mobil dengan plat bertulisan DR 1 NK. “Foto ini gue ambil waktu di Bali. Ternyata aku menemukan ada mobil jip dengan plat nomor itu dan tampaknya unik,” pungkasnya sambil tertawa.
Marissa kali pertama memakai ponsel saat berumur 14 tahun, yaitu ponsel Nokia yang masih ada antenanya. Waktu itu bintang film Namaku Dick ini sedang berada di Jerman dan bersekolah di sana. “Kalau di Jerman biaya telekomunikasi lebih mahal karena hampir semua ponsel pakai kontrak. Gue masih ingat zaman itu ponsel masih barang mewah, orang pakai ponsel Nokia 3210,” kenangnya.
Dara yang juga pernah bermain di sinetron Manohara ini juga menggunakan Motorola yang dibilang Star Trek phone dan ponsel musik Sony Ericsson berwarna putih. Cukup banyak ponsel yang pernah dimilikinya dan sebagian hilang disambar orang. “Di antaranya beberapa tahun lalu, sebuah Nokia fashion berharga Rp 3 juta-an. Tak tanggung-tanggung, kecopetannya di restoran di mal bergengsi di Jakarta Selatan. Kejadiannya di depan gue dan dua teman. Begitu cepat,” tutur Marissa. irvan sjafari