Selasa, 10 Agustus 2010 - 08:25:28 WIB
Sony Ericsson Xperia X10 Cara Baru Mengakses Konten Media
Diposting oleh : Iksan
Kategori: Review - Dibaca: 1396 kali


DI jajaran produk Sony Ericsson, inilah ponsel pintar pertama yang menyandang sistem operasi Android. Meski OS di dalamnya lebih tua dibanding yang tertanam pada beberapa brand ponsel pintar berbasis Android yang kini ada. Sony Ericsson Xperia X10 ber-OS Android versi 1.6 sedangkan ponsel pintar lainnya sudah ditopang Android v2.1.

Namun X10, yang diluncur­kan di Indonesia pada Maret 2010 diperkaya kombinasi dua aplikasi antarmuka yang dikem­bangkan sendiri oleh Sony Eric­sson. Keberadaan dua aplikasi yang dinamai Timescape dan Mediascape itu menghasilkan antarmuka dengan tampilan lebih hidup, dinamis, menyenangkan, dan memudahkan pengguna un­tuk mengoperasikan fasilitas di dalamnya.

Timescape adalah aplikasi pengelolaan pesan yang memung­kinkan pengguna mengakses dan mengelola semua komuni­kasinya (termasuk via jejaring sosial) di satu area. Mediascape adalah aplikasi untuk memu­dahkan pengguna mengakses konten media, termasuk YouTube dan aplikasi toko Sony Ericsson PlayNow. Boleh dikata, kombinasi Timescape dan Mediascape me­nyediakan cara baru dan terpadu untuk mengakses dan mengelola komunikasi dan konten media.

Timescape menayangkan dan meng-update SMS, MMS, email, call log, Facebook, dan Twit­ter. Aplikasi ini juga menyedikan fasilitas tabulasi, yang memung­kinkan pengguna menglasifikasi konten dan menggabungnya di satu tempat. Di samping itu, pengguna bisa memonitor semua aktivitas komunikasi terakhirnya dan meng-update semua kontak dan statusnya, selain menerima dan menjawab pesan maupun menelepon balik jika mendapat missed call.

Timescape bisa diset sebagai default homescreen. Dalam set­ting ini, info yang berkaitan dengan komunikasi pengguna akan tertayang pada notifications area (area pemberitahuan) di bagian atas layar. Notifications area adalah bar yang mendisplay info status baterai, kekuatan sinyal dan info lain seperti Bluetooth dan info pesan yang belum ter­baca. Info pesan masuk tak akan menginterupsi pengguna saat bekerja dengan X10. Pengguna bisa menarik bar itu ke bawah untuk melihat lebih detail setiap pesan masuk, lalu memutuskan apakah perlu merespons segera atau meneruskan pekerjaannya.

Pada bagian bawah layar, Anda akan mendapati 4 tombol virtual (shortcuts to Mediascape, phonebook, messaging, dialer). Dan Anda bisa kembali ke layar Timescape cukup dengan mengetuk kunci Home.

Sementara itu, Mediascape me­nyatukan semua konten media yang bisa Anda gunakan—baik konten lokal maupun online. Tak seperti Timescape, Mediascape tak dapat diset sebagai default homescreen.

Foto untuk Ikon
Phonebook pada ponsel yang dibandrol sekitar Rp 7 juta ini ini menyediakan ruang untuk empat klasifikasi kontak, dan dua opsi pencarian: secara manual pada bagian atas daftar kontak, dan se­cara alfabetik untuk langsung ke nama-nama yang dimulai dengan huruf tertentu.

Pengguna juga bisa menam­bahkan foto kontak dengan mu­dah: sebelum Anda memasuk­kan ke daftar kontak, tool untuk meng-cropping foto akan mun­cul secara otomatis, memungkinkan Anda menggunakan bagian tertentu saja dari foto tersebut. Penambahan foto ini menawarkan efek menyenangkan: jika Anda menggunakan dialing shortcut ke kontak berfoto, maka fotonya akan menjadi ikon pada layar.

Tak ada masalah pada kualitas suara masuk. Suaranya cukup kuat dan jernih, sehingga Anda tak harus selalu melakukan setting volume ke level maksimum.

Layar untuk membaca SMS relatif kecil. Namun, ponsel ini menawar­kan kenyamanan untuk mengentri teks dengan papan ketik qwerty virtual yang posisinya bisa disesuai­kan: vertikal (portrait) atau horizontal (landscape). Dalam mode tampilan vertikal, papan ketik virtualnya ma­sih cukup lapang. Sedangkan pada mode horizontal, tampilan papan ketik memenuhi lebih dari separuh layar, sehingga lebih memudahkan pengguna untuk menekan tombol-tombol qwerty.

Konversi dari SMS ke MMS amat mudah. Cukup dengan memasuk­kan konten multimedia ke pesan, maka SMS akan secara otomatis berubah menjadi MMS. Anda bisa menambahkan foto atau file audio untuk dikirim bersama teks, atau memilih menggunakan fasilitas full MMS editor saja.

X10 berbekal quad-band GSM / EDGE radio dan dua konfigurasi 3G yang berbeda, termasuk 900/2100 dan 800/850/1900/2100MHz UMTS/HSPA. Dilengkapi beberapa hardware tangguh: prosesor Qual­comm Snapdragon berkecepatan 1GHz, dan layar sentuh WVGA an­tigores bergaris diagonal 4 inci.

Kameranya berkekuatan 8,1 megapiksel, dilengkapi geo-tag­ging, pendeteksi wajah/senyum, penstabil gambar, autofocus dan flash. Di luar itu, masih ada fasili­tas Bluetooth A2DP, GPS dan Wi-Fi, serta akses ke layanan Google Search, Maps, Gmail, Google Talk, Calendar, YouTube, Facebook, Twitter. ayo

3 Komentar :

frengky
15 September 2010 - 12:51:49 WIB

gua pgn bgt hp kyk gni
a.r.k.
20 Desember 2010 - 08:07:10 WIB

Tlg diknfrmasi dong, soalnya bnyk review yg nybutin ni hp ga ada qwerty landscapenya buat SMS, cm buat email...
slamet ngalam
18 Maret 2011 - 04:35:33 WIB

sesuai dengan namanya hp pintar, jadi yang memakai harus rajin belajar kalau ngak, ya hanya bisa buat sms aja !!!,,,,,
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)