Kamis, 05 Agustus 2010 - 14:45:15 WIB
Amara Lingua Nggak Telaten Mengupdate Facebook
Diposting oleh : Iksan
Kategori: Selebritas
- Dibaca: 719 kali
Ketika teman-teman sesama selebritasnya gandrung akan BlackBerry, Amara Lingua justru bergeming. Penyanyi dan bintang sinetron ini memilih Sony Ericsson Aino, yang jarang dimiliki para selebritis. Bagi wanita bernama lengkap Tuwuhadijatitesih Amaranggana ini, ponsel slider dengan layar sentuh yang cukup besar itu sudah cukup untuk kebutuhan telekomunikasinya.
“Aku memang nggak suka BlackBerry. Soalnya aku nggak rajin menjawab ping BlackBerry Messenger. Aku nggak telaten mengakses dan mengupdate Facebook,” ujar kelahiran Jakarta, 8 Juli 1975 ini kepada ponsel.
Kebetulan suaminya, Frans Mohede, juga penggemar Sony Ericsson. Bagi pasangan suami istri ini, Sony Ericsson adalah alternatif sesudah Nokia. Jika Amara memilih Aino, Frans menyukai Sony Ericsson W995. Aino menurut Amara memiliki fitur-fitur yang cukup lengkap. Sekalipun tak bisa chatting seperti BlackBerry Messenger, bisa chatting lewat Yahoo Messenger.
Keunggulan Aino adalah fitur kameranya yang beresolusi 8 Megapiksel, cukup digdaya untuk memotret dan menghasilkan frame-frame yang bagus. Apalagi obyeknya kalau bukan ketiga buah hatinya. Di wallpaper ponsel Amara terpampang wajah mereka bertiga, obat rindu saat sedang berada di lokasi syuting.
“Aku juga bisa berinternet dengan ponsel ini. Selain itu aku bisa menyimpan puluhan lagu-lagu. Iseng-iseng untuk didengarkan kalau ada waktu senggang,” pungkas Amara.
Sejak Zaman AMPS
Meski mengaku bukan gadget freak, toh Amara cukup lama mengenal ponsel. Selepas SMA pada pertengahan 1990-an, ia sudah memakai peranti telekomunikasi jenis AMPS merek NEC. “Yang kasih saudara aku. Fungsinya memang hanya untuk bertelepon saja,” kata wanita yang mengaku pernah memakai ponsel Nokia, Phillips, dan Siemens.
Amara pandai menjaga ponselnya. Ia hanya sekali kehilangan ponsel. Ketika itu ponselnya secara tak sengaja diletakkan di kap mobil sedannya. Apa mau dikata, Amara lupa dan menjalankan mobilnya sehingga ponsel terjatuh dan terlindas. “Aku nggak ingat serinya, tapi itu tragis bagi aku,” katanya.
Di dunia hiburan, Amara memulai karirnya setelah menjadi juara ketiga Covergirl Majalah Mode 1989. Ia kemudian bergabung ke grup musik Lingua. Namun, setelah menelurkan dua album, Lingua vakum. Sebaliknya, karir di dunia sinetron bagi wanita berambut panjang ini terbuka. Alhasil, ia sempat disandingkan dengan Anjasmara dalam Cintaku di Rumah Susun. Ia juga beradu akting dengan sang suami tercinta dalam beberapa sinetron seperti Ibu Sehari dan Ketika Cinta Harus Berdusta.
Di luar dunia akting, Amara kerap terlihat di kawasan Kemang. Sang suami punya bisnis lain yaitu mengelola klub Muay Thai. “Ya, kalau nggak ngurus anak saya memang membantu bisnis suami di sini,” katanya. irv