Selasa, 03 Agustus 2010 - 12:17:51 WIB
BlackBerry Curve 8900 Javelin VS Nokia E72
Diposting oleh : Iksan
Kategori: Compare - Dibaca: 3721 kali


Misalnya, desain tombol menu di bawah layar yang terdiri atas panggilan, menu BlackBerry, trackball (bukan jogball yang bersinar seperti pada Bold), kembali, dan pengakhir panggilan. Bentuknya seperti Bold dalam ukuran lebih kecil. Perbedaan­nya terletak pada bingkai metal di sekeliling muka Curve 8900 yang membuat wajah Bold itu seperti tersamar. Selain itu, bodi Javelin juga terlihat lebih persegi.

Layar Curve 8900 yang berukuran 2,4 inci memang lebih kecil ketimbang Bold. Tapi resolusinya 480 x 360 piksel, dan kamera berkekuatan 3,15 megapiksel paling tinggi di antara ponsel BlackBerry seri sebelumnya. Bold yang paling banyak diminati konsumen di Indonesia, kameranya hanya 2 megapik­sel. Kamera di Javelin juga dilengkapi fitur penstabil gambar, autofocus, pembesaran digital, lampu flash, dan perekam video.

Fitur multimedia lain yang disematkan ke dalam ponsel ini adalah mampu memutar berkas musik dalam format MP3, WMA, dan AAC+ dan video dalam format DivX, WMV, XviD, dan 3gp. Perbedaan paling mencolok antara Javelin dan Bold terletak pada jaringan, di mana transfer data pada Javelin hanya mengandalkan EDGE atau GPRS, sementara Bold telah support 3G.

Meski belum support 3G, tapi kemam­puannya untuk akses internet tetap cepat. Bahkan, browser di ponsel ini mampu menampilkan halaman situs web dengan cepat. Selain itu, agar pengguna bisa me­nikmati layanan push e-mail, yang menjadi andalan BlackBerry, bisa mendaftarkan alamat e-mail dengan langkah-langkah yang mudah. Soal keyboard qwerty di Javelin, tak berbeda jauh dengan BB seri sebelumnya.

Keunggulan lain dari Bold adalah layanan pesan. Sama halnya dengan Javelin, juga menawarkan SMS, MMS, email, dan push email. Bukan hanya itu, Javelin juga sudah didukung aplikasi untuk pekerjaan kantoran seperti Document To Go untuk file .doc, .xls, dan .ppt. Berkat fasilitas ini, memudah­kan pengguna membuka, membuat, dan mengedit file dari ponsel pintar ini.
Nokia E72

Tak mau kalah dengan vendor lain yang bersaing menawarkan ponsel cerdas, Nokia juga merilis sejumlah ponsel E-Series. Salah satunya, seri Nokia E72. Ponsel bisnis ini didukung OVI services. Selain itu, E72 juga dilengkapi berbagai aplikasi untuk mendu­kung keperluan bisnis dan kerja. Misal, Ovi Maps 3.0 atau biasa disebut Nokia Maps.
Versi terbaru Ovi Maps ini mampu me­nampilkan bangunan pada map dalam mode 3D. Dengan mode 3D, pengguna bisa melihat posisinya, menemukan lokasi yang dituju, dan menentukan meeting dengan lebih baik karena Anda bisa melihat posisi Anda dan tujuan Anda secara 3D.

Bukan hanya itu, ponsel ini juga sudah support corporate mail, seperti Microsoft Exchange, Lotus Notes Traveller, simultan e-mail, HTML e-mail, Nokia VPN, dan du­kungan terhadap berbagai protokol seperti IMAP4, Nokia Messaging, Microsoft Active­Sync, POP3, dan SMTP.
Selain kemampuan messaging dan e-mail, Nokia E72 juga memiliki spesifikasi hardware. Seperti pendahulunya, E71, Nokia E72 juga berbekal full QWERTY keyboard dan baterai dengan daya sim­pan sebesar 1500 mAh. Upgrade yang terdapat pada E72 dibandingkan dengan E71 terletak pada hadirnya sebuah opti­cal trackpad, kapasitas internal memory yang lebih besar, support HSUPA 2Mbps, dan resolusi kamera yang lebih tinggi serta beberapa upgrade dari sisi sistem operasi.

Nokia E72 tampil begitu menawan dengan brushed metal casing dan laser-carved design pada bagian belakang casing (tutup battery). Nokia E72 dapat tampil lebih optimal jika ukuran dan resolusi layar yang lebih tinggi (layar 3-inch atau lebih besar dengan resolusi 640 x 480 VGA atau WVGA 800 x 480) dan internal memory lebih besar (1GB atau lebih). Peningkatan dari sisi hardware tersebut akan menam­bah daya saing E72 di kelas smartphone.

Sekilas, antara E71 dengan E72 tak me­miliki perbedaan mencolok satu sama lain. Tapi, jika ditelusuri lebih dalam, bisa dipas­tikan E72 memang versi upgrade dari E71. Dari sisi desain, terlihat vendor asal Finlandia ini tak mengubah gaya mereka di E72.
Dilapisi dengan bahan metal, serta sisi belakang yang terbuat dari stainless steel, membuat E72 hampir tak ada perbedaan dengan Nokia E71. Perbedaan lain yakni adanya konektor 3.5 mm untuk headset. Berkat dukungan ini, pengguna bisa me­makai earphone yang ada di pasaran dan dapat digunakan di Nokia E72.

Selain itu, E72 juga menggunakan prosessor yang lebih cepat dibandingkan dengan E71, yaitu 600 MHz, berbeda dengan E71 yang hanya menggunakan 369 MHz. Ini artinya, kecepatan booting dan browser E72 jauh lebih baik dari E71.
Bisa disimpulkan, BlackBerry Curve 8900 Javelin dan Nokia E72 sama-sama meru­pakan ponsel cerdas. Meski demikian, keduanya memiliki kesamaan, perbedaan, dan kekurangan masing-masing.

Ada beberapa kelebihan Nokia E72 dibandingkan BlackBerry Curve 8900 Javelin. Misal, Nokia E72 telah support 3G, sementara Javelin belum. Demikian pula layarnya, E72 menggunakan layar TFT berkedalaman 16 juta warna sedangkan Javelin hanya 65 ribu warna. Keunggulan Nokia E72 lainnya yakni pada kameranya yang berkekuatan 5 megapiksel, semen­tara Javelin baru 3,15 megapiksel.
Persamaannya, baik E72 dan Javelin, sama-sama didukung teknologi GPS dan fasilitas pemutar musik lengkap. Semen­tara perbedaannya, E72 menggunakan sistem operasi Symbian OS 9.3, Series 60 v3.2 UI, sedangkan Javelin menggunakan OS BlackBerry. gun

2 Komentar :

Taufiq
23 Maret 2011 - 19:15:58 WIB

Hah
uric
26 Maret 2011 - 16:27:15 WIB

e72 is the best
blackbarry not yet
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)